Langsung ke konten utama

Berkas atau dokumen pemakzulan (pemberhentian) Bupati Karo periode 2011-2016, Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, hari ini disampaikan ke Mahkamah Agung (MA).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berkas atau dokumen pemakzulan (pemberhentian) Bupati Karo periode 2011-2016, Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, hari ini disampaikan ke Mahkamah Agung (MA).
Berkas tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Karo Effendi Sibukaban dan Wakil Ketua DPRD Karo  Ferianta Purba, Ketua Paripurna Hak Angket DPRD Karo tentang pengusulan pemberhentian Bupati Karo Kena Ukur Surbakti dan Gerakan Penyelamatan Tanah Karo Simalem (GPTKS).
Iwan Depari Sembiring, perwakilan GPTKS mengatakan penyerahan berkas pemakzulan tersebut adalah hasil paripurna DPRD Kabupaten Karo yang isinya setuju untuk memakzulkan Bupati Surbakti.
"Kan sudah tiga kali paripurna. Tadi kita serahkan dan diterima kepaniteraan Mahkamah Agung," ujar Sembiring kepada Tribunnews, Jakarta, Senin (13/1/2014).
Menurut Sembiring, dalam dua hari ke depan, MA akan melakukan dan memberikan nomor registrasi perkara dan pada hari ketiga akan mengumumkan majelis penanganan perkara.
"Dalam 14 hari Mahkamah Agung akan memberikan kesempatan kepada bupati untuk memberikan jawaban. Bupati menggunakan hak jawaban atau tidak, Mahkamah Agung akan memutusnya," terang Sembiring.
Sembiring melanjutkan ada dua garis besar mengenai pemberhentian Bupati Surbakti. Faktor pertama adalah masalah kepemerintahan dan kedua terkait moral bupati.
Sembiring mengatakan masyarakat Karo sudah tidak percaya terhadap kinerja pemerintahan Surbakti. Sembiring pun mencontohkan penanganan pengungsi erupsi Gungung Sibayang yang tidak terurus oleh bupati. Sementara terkait moral adalah, Sembiring mengaku Bupati Surbakti memiliki hubugan pribadi dengan seorang perempuan berinisial MG.
"Ini rahasi umum. Pengakuan di YouTube, dia dekat banget dengan bupati," kata Sembiring.
Sembiring menegaskan langkah pemakzulan ini sebagai bentuk peringatan kepada kepala daerah agar tidak berlagak menjadi raja-raja kecil yang bertindak sewenang-wenang.
"Pesan moralnya banyak dikawatirkan karena otonomi daerah banyak raja-raja  kecil akhirnya korupsi, jual beli jabatan," kata dia.
Sebelumnya, Rapat Paripurna Hak Angket DPRD Kabupaten Karo setuju mengenai pemakzulan Bupati Karo, Kena Ukur Karo Jambi Surbakti. Seluruh fraksi DPRD Karo setuju tindakan Bupati Karo merupakan pelanggaran etika dan dilaporkan ke Mahkamah Agung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soeharto & Tragedi Umat Islam

Benarkah Soeharto Memusuhi Islam dan Mengapa Ia Berubah? Soeharto dan Moerdani. Foto/garudamiliter.blogspot 5.5k Shares       Reporter:  Petrik Matanasi 10 Maret, 2017 dibaca normal 3 menit Pada mulanya Soeharto punya banyak pandangan negatif tentang keterlibatan Islam dalam politik. Sikap keras Soeharto pada (umat) Islam dan politik Islam kemudian dinisbatkan sebagai kesalahan LB. Moerdani. Beberapa kesaksian tentang sikap Soeharto pada Islam. tirto.id  -  “Kok saya yang dituduh Anti-Islam. Soeharto itu yang anti-Islam,” kata Benny Moerdani setelah Salim Said bertanya terkait banyaknya tuduhan kepada Benny Moerdani yang dicap anti-Islam.  Mengenai tuduhan Benny Moerdani yang dicap anti Islam, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dalam tulisan sumbangannya dalam buku  LB Moerdani: Langkah Perjuangan  (2005) untuk mengenang jenderal Katolik abangan itu punya pendapat yang cukup netral. “Sebagian teman menyatakan kepada penulis...

IPK PAC Barusjahe sukses memeriahkan perayaan 17 Agustus bersama dengan Muspika.

Dalam rangka 17 Agustus sangat biasa dengan perayaan kemerdekaan. Dimana seluruh masyarakat di Indonesia memperingati dgn mengadakan upacara pengibaran bendera sang saka merah putih. Selepas itu baru diikuti dengan perayaan baik berupa hiburan ataupun perlombaan perlombaan yang sangat manarik perhatian masyarakat banyak. Antara lain perlombaan itu adalah lomba mkn kerupuk,lari goni,tarik tambang, lempar jauh, lompat tinggi,lomba lari, lomba nyanyi Dan panjat pinang. Namun Kali ini agak berbeda dari kebesiaan biasanya di Tigajumpa Kec. Barus jahe. Dimana organisasi kepemudaan IPK PAC Barusjahe yang di ketua oleh Agustinus sembiring ambil serta untuk memeriahkan perayaan itu bekerjasama dengan Muspika Barus jahe seperti camat Mirton kWarren, polsek barus jahe Gunawan hery, danramil Wiji beserta perangkat desa dan kecamatan. Dengan kesemarakan panjat pinang yg dibuat IPK semakin menambah semaraknya perayaan 17 belasan. Semoga Hal positif seperti ini dapat menjadi panutan bagi kecamatan ...

GARA GARA MENDUKUNG RAMON BANGUN, 6 KAMBING DI RACUN ORANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

Ironis sekali nasib seorang pendukung Ramon Bangun ( salah satu calon Bupati Karo 2015) di kampung Kuala kecamatan Tiga Binanga kabupaten Karo. J. adalah seorang pendukung berat seorang Ramon Bangun calon bupati kab. karo 2015. sore itu dia mendapat kabar melalui tlp dari pekerja di pertenerakanya, bahwas banya kambing yang sudah lemas dan hampir mati. kemungkinan adalah di racun oleh orang yang tidak bertanggung jawab, selain itu kemungkinan lain adalah karena adanya poster poster Ramon Bangun di bangunan perternakanya. sehingga munculnya niat jahat dari team kompetitor Ramon  Bangun dan meracuni sebagian ternak kambingnya sampai mati sebanyak 6 ekor. Miris mendengar cerita ini, adanya intimidasi dari team lain terhadap seorang pendukung Ramon Bangun. Mendukung salah satu calon bupati adalah hak semua orang, jangan di intimidasi. ini adalah bentuk kapasitas team dan pendukung salah satu calon yang sangat tidak bijaksana dan tidak dewasa. Sebagai masukan untuk s...