Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

GARA GARA MENDUKUNG RAMON BANGUN, 6 KAMBING DI RACUN ORANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

Ironis sekali nasib seorang pendukung Ramon Bangun ( salah satu calon Bupati Karo 2015) di kampung Kuala kecamatan Tiga Binanga kabupaten Karo. J. adalah seorang pendukung berat seorang Ramon Bangun calon bupati kab. karo 2015. sore itu dia mendapat kabar melalui tlp dari pekerja di pertenerakanya, bahwas banya kambing yang sudah lemas dan hampir mati. kemungkinan adalah di racun oleh orang yang tidak bertanggung jawab, selain itu kemungkinan lain adalah karena adanya poster poster Ramon Bangun di bangunan perternakanya. sehingga munculnya niat jahat dari team kompetitor Ramon  Bangun dan meracuni sebagian ternak kambingnya sampai mati sebanyak 6 ekor. Miris mendengar cerita ini, adanya intimidasi dari team lain terhadap seorang pendukung Ramon Bangun. Mendukung salah satu calon bupati adalah hak semua orang, jangan di intimidasi. ini adalah bentuk kapasitas team dan pendukung salah satu calon yang sangat tidak bijaksana dan tidak dewasa. Sebagai masukan untuk s...

SK GURU K2 KAB. KARO TERHITUNG 1 JUNI 2014. NAMUN TIDAK ADA RAPEL GAJI.

Pelantikan guru K2 kab karo baru di lantik setelah kamis 6 agustus 2015. sementara TMT tanggal 1 juni 2015. Ada jeda waktu kurang lebih 14 bln. Lantas bagaimana gaji selama para guru K2 sudah keluar masa kerjanya? Banyak yang bertanya tanya dikemanakan dana ini atau bagaimana kejelasanya. Simpang siur informasi yang kami terima bahwa tidak ada rapel gaji. Hal ini manjadi tanda tanya bagi seluruh Guru yang baru diangkat dan masyarakat Karo. Kunci dari pertanyaan ini tentunya ada di pemerintah terutama bupati dan BKD. Kepastian akan hal ini penting untuk meredam isue negatif terhadap pemerintah terutama BKD. Masyarakat menunggu ada klarifikasi akan hal ini dan semoga ada pembelaan terhadap nasib para guru sebagai guru tanpa tanda jasa dan sebagai pengajar para anak anak pemimpin masa depan kita.

KABANJAHE KOTA TERKOTOR DAN TERSEMBERAWUT.

Kaban jahe pernah memperoleh piala Adipura sebagai bentuk penghargaan atas kota bersih dan rapi. Realitanya sekarang kota kabanjahe menjadi suatu kota yang sangat luar biasa kotor dan semberawutnya. Tidak hanya itu kenyamanan di tepi jalan dan di pusat pusat pasarpun semakin tidak ada. Sampah sampah dari pasar dan dari berbagai sumber seperti lahan pertanian dan sisa limbah rumah tangga semakin tidak terkendali.  Ini semakin nyata akibat ketidak becusan pemerintah dalam menjaga dan memmelihara kota kabanjahe dalam dua priode ini.Tidak hanya sebatas kabanjahe. Kota Berastagi yang menjadi kota kebanggan untuk wisata di kabupaten karo juga memiliki hal yang sama, sampah dimana mana. Salah satu tidak berkembangnya pariwisata juga adalah faktor hal kebersihan yang tidak dapat di tanggulangi pemerintah.Ttidak ada rasa kenyamanan para pengunjung wisata sehingga menjadikan wisatawan enggan dan tidak berminat untuk datang kembali keberastagi. Dalam hangatnya isue pilkada kira kira kira pr...

CAMAT CAMAT YANG TIDAK PEDULI KEGIATAN OLAHRAGA DI KABUPATEN KARO.

Sudah mulai banyak yang mendaftar baik ke kantor di jl.Upah Tendi Sebayang no 61 Kaban Jahe atau di Panitia kecamatan. Begitu info yang kita terima dari Fransius Tarigan selaku koordinator panitia ASAP CUP 2015. pertanyaan yang datang lewat tlp atau mereka datang langsung ke kantor ASAP. "kenapa desa kami tidak di undang" begitu tanya mereka. Sebenarnya tidak ada desa yang tidak di undang, semua surat sudah kita sampaikan kepada 17 kecamatan di kabupaten Karo, ada camatnya yang peduli dan ada yang tidak perduli, contohnya kecamatan Laubaleng dan mardinding yang jauh saja merespon suratnya dengan cepat dan sudah menyiapkan panitia kecamatannya dan langsung bergerak tandas Fransius Tarigan selaku Koordinator seluruh panitia. Ada beberapa kecamatan yang sampai saat ini belum ada respon sama sekali dari camatnya, seperti camat Tigabinanga, kuta Buluh, dolat rakyat, Juhar. barus Jahe, Dolat rakyat, kabanjahe dan merek. sementara warga dan masyarakatnya sudah banyak menelepon da...

Pembelajaran politik bg seluaruh kepala daerah di Indonesia.

Pengamat Sosial USU Drs Wara Sinuhaji MHum: Pemakzulan Bupati Karo Jadi Contoh Bagi Kepala Daerah di Sumut Minggu, 9 Maret 2014 | 10:43:46 1 Medan (SIB)- Berhasilnya pemakzulan Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi oleh masyarakatnya sendiri merupakan kemenangan masyarakat Karo. Namun di sisi lain, ini menjadi cemeti bagi bupati atau wali kota dan gubernur di Sumut agar benar-benar berbuat sesuai peraturan dan demi kesejahteraan rakyat. “Pemakzulan Bupati Karo ini bisa menjadi contoh bagi bupati ataupun wali kota yang lain di era demokrasi sekarang ini. Karena saya yakin, rakyat tidak akan memakzulkan seorang bupati kalau memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan rakyat dan tampil populis di tengah rakyatnya,” kata pengamat sosial politik USU Drs Wara Sinuhaji MHum kepada wartawan, Sabtu (8/3/2014) menanggapi berita “Bupati Karo Sah Diberhentikan”. Dikatakan Wara, kalau para bupati memanfaatkan kekuasaannya untuk kesejahteraan rakyat di manapun dia bertugas, maka pemakzulan sepert...

Hawa Calon Bupati Karo Semakin Riuk pikuk

Setelah bermunculan nama nama yang akan maju untuk Balon Karo 1. Suasana media sosial Khusunya Facebook menjadi sangat ramai. dari semua masyarakat pemerhati karopun bermunculan dari semua penjuru dunia, mulai dari lokal kabupaten , sumatra , Jakarta dan sampai luar negeri ikut memeriahkan diskusi dan pendapat masing masing. ada saja Pro dan Kontra yang bermunculan. sangat menarik untuk kita ikuti. Selain itu bermunculan juga balon balon yang menyatakan akan maju melalui media sosial sebelum pengumuman KPU keluar, ada juga yang sudah urung kembali sebelum info KPU keluar, ada juga yang sudah bergerak sebelum KPU menyampaikan ketentuan ketentuan yang akan dilaksanakan, ada lagi yang sudah sosialisasi secara gerilya ke kampung kampung. beragam cara kini mulai di tempuh untuk mencapai K1. ada sesuatu yang saat ini menjadi perbincangan di masayarakat dimana sampai saat ini belum ada Partai yang menyampaikan calon partainya, semua masih diam dan mengikuti irama perkembangan perpolitikan y...

Nama Hana Bangun menjadi pembicaraan di Karo sampai pelososk desa

Nama Hanna bangun menjadi pembicaraan bagi masyarakat Karo sampai ke pelosok desa. Wanita yang dulunya sebagai ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden ini, sukses memenangkan suara Jokowi sampai 84 % di kabupaten Karo pada pemilu Pilpres 2014 lalu, tidak hanya itu saja, nama Hana Bangun juga menjadikan Konfercab PDI Perjuangan di asrama haji Medan deadlock karena banyak kader yang mempertanyakan kekaderan Hanna Bangun di PDI Perjuangan Kab. Karo. Nama Hana Bangun muncul sebagai calon struktural partai PDI. banyak yang tidak terima akan nama Hanna Bangun, terlebih karena banyak kader yang  terdaftar selain wanita ini, kenapa mesti Hanna bangun yang di angkat.  Ketika di kofirmasi kepada Hanna bangun beliau mengatakan " maaf saya tidak tahu akan hal ini" disampaikan beliau, ini membuktikan bahwa nama Hana Bangun Muncul begitu saja dari hati masyarakat yang mengenalnya, tidak hanya itu saja, nama Hana bangun juga sekarang banyak menjadi perbincangan di media sosial dan di kedei k...