Langsung ke konten utama

Pembelajaran politik bg seluaruh kepala daerah di Indonesia.

Pengamat Sosial USU Drs Wara Sinuhaji MHum: Pemakzulan Bupati Karo Jadi Contoh Bagi Kepala Daerah di Sumut Minggu, 9 Maret 2014 | 10:43:46 1 Medan (SIB)-
Berhasilnya pemakzulan Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi oleh masyarakatnya sendiri merupakan kemenangan masyarakat Karo. Namun di sisi lain, ini menjadi cemeti bagi bupati atau wali kota dan gubernur di Sumut agar benar-benar berbuat sesuai peraturan dan demi kesejahteraan rakyat. “Pemakzulan Bupati Karo ini bisa menjadi contoh bagi bupati ataupun wali kota yang lain di era demokrasi sekarang ini. Karena saya yakin, rakyat tidak akan memakzulkan seorang bupati kalau memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan rakyat dan tampil populis di tengah rakyatnya,” kata pengamat sosial politik USU Drs Wara Sinuhaji MHum kepada wartawan, Sabtu (8/3/2014) menanggapi berita “Bupati Karo Sah Diberhentikan”. Dikatakan Wara, kalau para bupati memanfaatkan kekuasaannya untuk kesejahteraan rakyat di manapun dia bertugas, maka pemakzulan seperti Bupati Karo tidak akan terjadi. Namun sebaliknya, apabila kekuasaan itu disalahgunakan oleh bupati maka tidak tertutup kemungkinan di mana-mana pun akan terjadi pemakzulan. Wara mengimbau, agar para demonstran jangan terlalu eforia. Biarkan saja semua mengalir seperti apa adanya. “Kita harus menjaga kekondusifan masyarakat Karo supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan seperti berbuat anarkis. “Mari kita kawal sidang paripurna DPRD Karo untuk melanjutkan mekanisme pemakzulan ini,” kata Wara. Hasil paripurna DPRD Karo akan disampaikan kepada Presiden melalui gubernur dan kemudian Mendagri akan mengeluarkan SK pengangkatan pengganti Bupati Karo. “Setahu saya sebagai pengganti bupati otomatis adalah wakil bupati”, ujarnya. Wara mengatakan, masyarakat Karo ke depan harus memilih calon bupatinya yang pintar dan mampu mensejahterahkan rakyat, termasuk Parpol yang mengusung calon bupati harus melakukan seleksi terbaik untuk calon Bupati Karo. Kondisi ini terjadi dikatakan karena politik transaksional, bagaimana kelanjutan keterangan Wara Sinuhaji? Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 09 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soeharto & Tragedi Umat Islam

Benarkah Soeharto Memusuhi Islam dan Mengapa Ia Berubah? Soeharto dan Moerdani. Foto/garudamiliter.blogspot 5.5k Shares       Reporter:  Petrik Matanasi 10 Maret, 2017 dibaca normal 3 menit Pada mulanya Soeharto punya banyak pandangan negatif tentang keterlibatan Islam dalam politik. Sikap keras Soeharto pada (umat) Islam dan politik Islam kemudian dinisbatkan sebagai kesalahan LB. Moerdani. Beberapa kesaksian tentang sikap Soeharto pada Islam. tirto.id  -  “Kok saya yang dituduh Anti-Islam. Soeharto itu yang anti-Islam,” kata Benny Moerdani setelah Salim Said bertanya terkait banyaknya tuduhan kepada Benny Moerdani yang dicap anti-Islam.  Mengenai tuduhan Benny Moerdani yang dicap anti Islam, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dalam tulisan sumbangannya dalam buku  LB Moerdani: Langkah Perjuangan  (2005) untuk mengenang jenderal Katolik abangan itu punya pendapat yang cukup netral. “Sebagian teman menyatakan kepada penulis...

IPK PAC Barusjahe sukses memeriahkan perayaan 17 Agustus bersama dengan Muspika.

Dalam rangka 17 Agustus sangat biasa dengan perayaan kemerdekaan. Dimana seluruh masyarakat di Indonesia memperingati dgn mengadakan upacara pengibaran bendera sang saka merah putih. Selepas itu baru diikuti dengan perayaan baik berupa hiburan ataupun perlombaan perlombaan yang sangat manarik perhatian masyarakat banyak. Antara lain perlombaan itu adalah lomba mkn kerupuk,lari goni,tarik tambang, lempar jauh, lompat tinggi,lomba lari, lomba nyanyi Dan panjat pinang. Namun Kali ini agak berbeda dari kebesiaan biasanya di Tigajumpa Kec. Barus jahe. Dimana organisasi kepemudaan IPK PAC Barusjahe yang di ketua oleh Agustinus sembiring ambil serta untuk memeriahkan perayaan itu bekerjasama dengan Muspika Barus jahe seperti camat Mirton kWarren, polsek barus jahe Gunawan hery, danramil Wiji beserta perangkat desa dan kecamatan. Dengan kesemarakan panjat pinang yg dibuat IPK semakin menambah semaraknya perayaan 17 belasan. Semoga Hal positif seperti ini dapat menjadi panutan bagi kecamatan ...

GARA GARA MENDUKUNG RAMON BANGUN, 6 KAMBING DI RACUN ORANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

Ironis sekali nasib seorang pendukung Ramon Bangun ( salah satu calon Bupati Karo 2015) di kampung Kuala kecamatan Tiga Binanga kabupaten Karo. J. adalah seorang pendukung berat seorang Ramon Bangun calon bupati kab. karo 2015. sore itu dia mendapat kabar melalui tlp dari pekerja di pertenerakanya, bahwas banya kambing yang sudah lemas dan hampir mati. kemungkinan adalah di racun oleh orang yang tidak bertanggung jawab, selain itu kemungkinan lain adalah karena adanya poster poster Ramon Bangun di bangunan perternakanya. sehingga munculnya niat jahat dari team kompetitor Ramon  Bangun dan meracuni sebagian ternak kambingnya sampai mati sebanyak 6 ekor. Miris mendengar cerita ini, adanya intimidasi dari team lain terhadap seorang pendukung Ramon Bangun. Mendukung salah satu calon bupati adalah hak semua orang, jangan di intimidasi. ini adalah bentuk kapasitas team dan pendukung salah satu calon yang sangat tidak bijaksana dan tidak dewasa. Sebagai masukan untuk s...