Langsung ke konten utama

PEMAHAMAN KARAKTER, BUDAYA DAN KULTUR MASYARAKAT MODAL UTAMA GOAL SEBUAH START NEW PROJECT

 

Tingginya mobilitas dan perkembangan teknologi digitalisasi menjadikan masyarakat sangat cepat mengakses informasi. Begitu juga berjalanya isue sosial sangat cepat bergulir dari masyarakat level bawah sampai masyarakat level menengah dan atas. Ini menjadi tantangan bagi pengusaha yang ingin atau sedang memiliki kegiatan usaha baru ( New Project ) dalam suatu wilayah. Untuk menyukseskan start new project tersebut tentunya harus memenuhi semua aspek penting seperti regulasi formal dari pemerintah dan yang tidak kalah pentingnya adalah harus mampu membentuk lisensi sosial dari masyarakat yang terdampak. Bagi kami sebagai praktisi sosial dan kemasyarakatan, hal ini merupakan tanggung jawab dan kunci vital untuk goal sebuah start new Project.

Sebagai sebuah perusahan yang harus dan memenuhi semua regulasi pemerintah untuk suksesnya operasional untuk mendapatkan legalisasi oprasional project. Namun hal lain yang menjadi kunci utama adalah suksesnya mendapatkan social license atau lisensi sosial. Kegagalan beberapa perusahaan dalam menjalankan start new project adalah tidak mampu mendapatkan social license dari masyarakat yang berdapak pada kegagalan operasional, skejul oprasional yang tertunda, meningkatnya biaya operasional atau berhentinya beberapa bagian dari operasional. Tentunya ini menjadi presidensial buruk bagi perusahaan dan spirit negative bagi psikologi mental karyawan yang ada.

Sebagai praktisi HR dan sosial masyarakat, pemahaman karakter, budaya dan kultur masyarakat  merupakan poin penting dan vital untuk goal maksimal. Regulasi pemerintah adalah legalisasi kenegaraan yang mutlak terpenuhi. Lisensi sosial adalah tubuh kesuksesan operasional perusahaan. Dua hal ini mutlak memiliki kedudukan yang sama untuk sebuah kesuksesan. Pemahaman karakter tidak sebatas penguasaan aktifitas sosial masyarakat wilayah saja,tapi pemahaman dan penguasaan sosial psikologi masyarakat dari jenjang usia dini sampai manula dan leluhur. Karena semua aspek kehidupan masyarakat dipengaruhi oleh semua jenis umur yang ada mulai dari anak, orang tua dan leluhur mereka. Elstisitas teknik adalah strategi untuk dapat berada di dalamnya dan mempelajari lebih dalam.

Beberapa kegagalan yang menjadikan meme yang buruk buat perusahaan adalah lemahnya pemahaman kultur masyarakat lokal. Poin penting harus kita pahami adalah perbedaan antara kultur dan budaya. Kultur lebih dalam menjiwai diri masyarakat dalam kurun waktu yang panjang hingga nenek moyang atau leluhur mereka yang beragam, terbentuknya struktur sosial, aktifitas spiritual,kuliner dan kreatifitas. Berbeda dengan budaya yang akan kita bahas paragraf berikutya. Semakin mendalam pemahaman kultur menjadikan praktisi semakin mudah untuk mencapai goal yang tentunya nantinya merupakan kesimbangan domino efek karakter , kultur dan budaya. Hal ini juga harus terpahami oleh kita bahwa bukan merupakan bagian regulasi adminitrasi pemerintahan untuk memenuhi legalitas dari pemerintah namun menjadi kunci kesuksesan berjalanya operasional kegiatan project.

Tidak ada regulasi mendasar pemerintah untuk mengatur pemahaman budaya, yang ada adalah regulasi kemakmuran masyarakat yang berdapak atas sebuah kegiatan project. Sehingga disini membutuhkan kualitas praktisi yang baik dan kuat dalam memahami budaya lokal. Lemahnya penguasaan  budaya lokal dapat berdampak pada tersendatnya operasional atau hal terburuk adalah terjadinya konflik sosial atau keos. Tentunya dapat merugikan banyak pihak baik materi ataupun kerugian nonfinancial seperti disersi budaya ( negatif ) dan trouma psikologi. Kelalaian perusahan dalam pemahaman ini cenderung menghasilkan kegagalan, karena budaya menjadi roh kehidupan sosial masyarakat setempat sehari hari. Sesitifitas budaya juga sangat tinggi yang memerlukan ketelitian dan atisipatif yang dalam untuk meningkatkan kualitas analisa pengelolaan isue.

Pemahaman karakter, budaya dan kultur ini harus melalui cara dingin yaitu pendekatan masyarakat dan sangat fundamental bagi seorang praktisi atau akademisi untuk mencapai fisi dan misi perusahaan atau lembaga dengan finalisasi kesuksesan. Ini merupakan sebuah strategi ideal dan sangat strategis dalam sebuah konsep kesuksesan sosial lisensi.

 

NB : Konsep ideal pendalaman kemasyarakatan lokal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soeharto & Tragedi Umat Islam

Benarkah Soeharto Memusuhi Islam dan Mengapa Ia Berubah? Soeharto dan Moerdani. Foto/garudamiliter.blogspot 5.5k Shares       Reporter:  Petrik Matanasi 10 Maret, 2017 dibaca normal 3 menit Pada mulanya Soeharto punya banyak pandangan negatif tentang keterlibatan Islam dalam politik. Sikap keras Soeharto pada (umat) Islam dan politik Islam kemudian dinisbatkan sebagai kesalahan LB. Moerdani. Beberapa kesaksian tentang sikap Soeharto pada Islam. tirto.id  -  “Kok saya yang dituduh Anti-Islam. Soeharto itu yang anti-Islam,” kata Benny Moerdani setelah Salim Said bertanya terkait banyaknya tuduhan kepada Benny Moerdani yang dicap anti-Islam.  Mengenai tuduhan Benny Moerdani yang dicap anti Islam, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dalam tulisan sumbangannya dalam buku  LB Moerdani: Langkah Perjuangan  (2005) untuk mengenang jenderal Katolik abangan itu punya pendapat yang cukup netral. “Sebagian teman menyatakan kepada penulis...

IPK PAC Barusjahe sukses memeriahkan perayaan 17 Agustus bersama dengan Muspika.

Dalam rangka 17 Agustus sangat biasa dengan perayaan kemerdekaan. Dimana seluruh masyarakat di Indonesia memperingati dgn mengadakan upacara pengibaran bendera sang saka merah putih. Selepas itu baru diikuti dengan perayaan baik berupa hiburan ataupun perlombaan perlombaan yang sangat manarik perhatian masyarakat banyak. Antara lain perlombaan itu adalah lomba mkn kerupuk,lari goni,tarik tambang, lempar jauh, lompat tinggi,lomba lari, lomba nyanyi Dan panjat pinang. Namun Kali ini agak berbeda dari kebesiaan biasanya di Tigajumpa Kec. Barus jahe. Dimana organisasi kepemudaan IPK PAC Barusjahe yang di ketua oleh Agustinus sembiring ambil serta untuk memeriahkan perayaan itu bekerjasama dengan Muspika Barus jahe seperti camat Mirton kWarren, polsek barus jahe Gunawan hery, danramil Wiji beserta perangkat desa dan kecamatan. Dengan kesemarakan panjat pinang yg dibuat IPK semakin menambah semaraknya perayaan 17 belasan. Semoga Hal positif seperti ini dapat menjadi panutan bagi kecamatan ...

GARA GARA MENDUKUNG RAMON BANGUN, 6 KAMBING DI RACUN ORANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

Ironis sekali nasib seorang pendukung Ramon Bangun ( salah satu calon Bupati Karo 2015) di kampung Kuala kecamatan Tiga Binanga kabupaten Karo. J. adalah seorang pendukung berat seorang Ramon Bangun calon bupati kab. karo 2015. sore itu dia mendapat kabar melalui tlp dari pekerja di pertenerakanya, bahwas banya kambing yang sudah lemas dan hampir mati. kemungkinan adalah di racun oleh orang yang tidak bertanggung jawab, selain itu kemungkinan lain adalah karena adanya poster poster Ramon Bangun di bangunan perternakanya. sehingga munculnya niat jahat dari team kompetitor Ramon  Bangun dan meracuni sebagian ternak kambingnya sampai mati sebanyak 6 ekor. Miris mendengar cerita ini, adanya intimidasi dari team lain terhadap seorang pendukung Ramon Bangun. Mendukung salah satu calon bupati adalah hak semua orang, jangan di intimidasi. ini adalah bentuk kapasitas team dan pendukung salah satu calon yang sangat tidak bijaksana dan tidak dewasa. Sebagai masukan untuk s...