Langsung ke konten utama

Pelayanan Publik di Karo Buruk.



Pelayanan publik merupakan ujung tombak pengabdian yang diberikan Negara kepada rakyatnya untuk memperolah mankna dari sebuah arti bernegara. Dimana rakyat berhak untuk mendapatkan dan merasakan hasil dari sebuah bernegara yaitu pelayanan Pablik. Dan Negara bertanggung jawab penuh untuk memberikan apa yang menjadi haknya secara menyeluruh. Salah satunya adalah pelayanan publik.

Akan tetapi realitanya adalah tidak demikian, dimana rakyat selalu saja menjadi korban dari sebuah birokrasi yang dibuat oleh Negara untuk mendapatkan sebuah pelayanan, kita ambil contoh saja adalah pengurusan catatan sipil, KTP,KK, SIM, bahkan dalam mebayar pajak untuk sumber pemasukan Negara sekalipun selalu dimodifikasi dengan birokrasi yang berlebihan sehingga memunculkan potensi pungli atau biaya administrasi yang tidak jelas atau tidak tertera di biaya yang seharusnya.

Sama halnya dengan birokrasi di kabupaten Karo Sumatra Bagian Utara. Saya punya pengalaman untuk pengurusan pembayaran Pajak sepeda Motor, buat SIM , pengurusan izin usaha, IMB, pelayanan RSU, bahkan pelayanan pembuatan Sertifikat tanah. Banyak point dan hal apa saja yang menjadi masalah buruknya pelayanan publik ini. 

1.       Tidak adanya program pemerintah terhusus kepala daerah dalam memperbaiki pelayanan public.
2.       Terlalu banyak  tahapan pengurusan.
3.       Infrastruktur pelayanan publik  yang buruk.
4.       Sumber daya manusia pelayanan public yang rendah.
5.       Tidak jelasnya tidakan atas pelanggaran yg dilakukan oleh pelayan public.
6.       Sumber daya masyarakat yg minim soal pelayanan public.

Kira kira point di atas merupakan permasalahan pelayanan publik di tanah karo. Sudah banyak warga yang kecewa akan pelayanan ini, tapi pemerintah sendiri tidak pernah adanya solusi yang akurat. Seperti biasa adalah saling lempar kesalah sesama instansi dan pejabat public. Kabupaten karo menjadi salah satu daerah dengan pelayanan public terburuk dari beberapa daerah yang pernah saya kunjungi dan melihat pelayan publiknya. Atas dasar apa tulisan ini diperbuat krn kekecewan pribadi dan sumber dari kekecewaan masyarakat. 

Sebagai perbandingan adalah sebuah kota (kita sebuat aja kota A )di Kalimantan yang terkenal jauh dari Ibu kota dan bukan kota Metropolitan seperti Medan. Pemerintahnya memiliki pelayan public SATU PINTU. Dimana semua pelayanan public yang dibutuhkan masyarakat berada dalam sebuah instansi yang dibuat oleh pemerintah daerahnya. Jadi ketika masyarakat butuh pengurusan KTP, KK, IMB, SIUP dll, hanya perlu dating ke Pelayanan Satu Pintu dan masyarakat tinggal datang ke Costumer Service-CS (seperti Bank) dan semua sudah diselesaikan oleh CS itu sampai apa yang dibutuhkan selesai  Seperti KTP. Jadi tidak ada pungli dan tidak ada birokrasi yang ribet. Ya..seperti kita membuat rekening tabungan semua sudah dibuat oleh CS Bank.

Maksud dari tulisan ini adalah agar kiranya pemerintah kabupaten karo mampu membenahi diri untuk membuatpelayanan public yang mampu menampung kesulitan masyarakat dan diselesaikan dengan  sistem yang baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soeharto & Tragedi Umat Islam

Benarkah Soeharto Memusuhi Islam dan Mengapa Ia Berubah? Soeharto dan Moerdani. Foto/garudamiliter.blogspot 5.5k Shares       Reporter:  Petrik Matanasi 10 Maret, 2017 dibaca normal 3 menit Pada mulanya Soeharto punya banyak pandangan negatif tentang keterlibatan Islam dalam politik. Sikap keras Soeharto pada (umat) Islam dan politik Islam kemudian dinisbatkan sebagai kesalahan LB. Moerdani. Beberapa kesaksian tentang sikap Soeharto pada Islam. tirto.id  -  “Kok saya yang dituduh Anti-Islam. Soeharto itu yang anti-Islam,” kata Benny Moerdani setelah Salim Said bertanya terkait banyaknya tuduhan kepada Benny Moerdani yang dicap anti-Islam.  Mengenai tuduhan Benny Moerdani yang dicap anti Islam, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dalam tulisan sumbangannya dalam buku  LB Moerdani: Langkah Perjuangan  (2005) untuk mengenang jenderal Katolik abangan itu punya pendapat yang cukup netral. “Sebagian teman menyatakan kepada penulis...

IPK PAC Barusjahe sukses memeriahkan perayaan 17 Agustus bersama dengan Muspika.

Dalam rangka 17 Agustus sangat biasa dengan perayaan kemerdekaan. Dimana seluruh masyarakat di Indonesia memperingati dgn mengadakan upacara pengibaran bendera sang saka merah putih. Selepas itu baru diikuti dengan perayaan baik berupa hiburan ataupun perlombaan perlombaan yang sangat manarik perhatian masyarakat banyak. Antara lain perlombaan itu adalah lomba mkn kerupuk,lari goni,tarik tambang, lempar jauh, lompat tinggi,lomba lari, lomba nyanyi Dan panjat pinang. Namun Kali ini agak berbeda dari kebesiaan biasanya di Tigajumpa Kec. Barus jahe. Dimana organisasi kepemudaan IPK PAC Barusjahe yang di ketua oleh Agustinus sembiring ambil serta untuk memeriahkan perayaan itu bekerjasama dengan Muspika Barus jahe seperti camat Mirton kWarren, polsek barus jahe Gunawan hery, danramil Wiji beserta perangkat desa dan kecamatan. Dengan kesemarakan panjat pinang yg dibuat IPK semakin menambah semaraknya perayaan 17 belasan. Semoga Hal positif seperti ini dapat menjadi panutan bagi kecamatan ...

GARA GARA MENDUKUNG RAMON BANGUN, 6 KAMBING DI RACUN ORANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

Ironis sekali nasib seorang pendukung Ramon Bangun ( salah satu calon Bupati Karo 2015) di kampung Kuala kecamatan Tiga Binanga kabupaten Karo. J. adalah seorang pendukung berat seorang Ramon Bangun calon bupati kab. karo 2015. sore itu dia mendapat kabar melalui tlp dari pekerja di pertenerakanya, bahwas banya kambing yang sudah lemas dan hampir mati. kemungkinan adalah di racun oleh orang yang tidak bertanggung jawab, selain itu kemungkinan lain adalah karena adanya poster poster Ramon Bangun di bangunan perternakanya. sehingga munculnya niat jahat dari team kompetitor Ramon  Bangun dan meracuni sebagian ternak kambingnya sampai mati sebanyak 6 ekor. Miris mendengar cerita ini, adanya intimidasi dari team lain terhadap seorang pendukung Ramon Bangun. Mendukung salah satu calon bupati adalah hak semua orang, jangan di intimidasi. ini adalah bentuk kapasitas team dan pendukung salah satu calon yang sangat tidak bijaksana dan tidak dewasa. Sebagai masukan untuk s...