Langsung ke konten utama

Ombudsman Sumatera Utara VS Wakil Wali Kota Medan

Ombudsman RI Sumut Vs Wakil WalikotaMedan 

14 Mei 2016 10:33:04 Diperbarui: 14 Mei 2016 

 Maraknya isue hangat tetang tidak adanya dukungan dari wakil walikota Medan ( Achyar Nasution) terhadap perbaikan pendidikan di Nusantara ini. Berawal ketika Ombudsman RI Sumatera Utara  (Abyadi Siregar ) menyampaikan adanya temuan kemungkinan Kunci jawaban UN, hingga melaporkan ke Menteri Pendidikan Anies Baswedan. Ini di anggap oleh wakil walikota Medan sebagai sesuatu yang mencari sensasi. Banyak kalangan yang menyesalkan sikap sorang wakil walikota selaku pemimpin di kota Medan ini sebagai suatu bentuk kemrosotan dalam dunia pendidikan kita. sebagai seorang wakil walikota medan seharusnya beliau mendukung pengusutan temuan ini dan memberikan solusi. 
 Dan tidak hanya itu saja, temuan atas kunci jawaban UN juga di temukan oleh DPRD Medan yang di sampaikan kepada wartawan beberapa hari lampau di gedung dewan. Ini membuktikan kemungkinan besar hal yang sama juga terjadi di beberapa kota atau wilayah dan sekolah di Sumatera Utara secara umum. Apakah ini juga nantinya masih di anggap sensasi oleh wakil walikota Medan Achyar NAsution ? Kita berharap pemimpin kita dapat menampung semua temuan yang ada dan memproses secara hukum serta memberikan solusi untuk perbaikan kedepanya demi masa depan anak anak bangsa ini.

 Sampai saat ini para pemerhati pendidikan belum menemukan informasi mengenai adanya ketidak bijaksanaan wakil walikota Medan ini. dan mungkin ini juga membutuhkan klarifikasi kepada media atas adanya tudingan yang tidak menyenangkan ini. dan harapan besar kita juga Ombudsman Sumatera Utara Abyadi Siregar dapat terus bekerja secara Profesional untuk dapat memperbaiki pelayan Publik Di Nusantara ini.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/suenta/ombudsman-ri-sumut-vs-wakil-walikotamedan_57369c6b0f97730e056bf86d

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soeharto & Tragedi Umat Islam

Benarkah Soeharto Memusuhi Islam dan Mengapa Ia Berubah? Soeharto dan Moerdani. Foto/garudamiliter.blogspot 5.5k Shares       Reporter:  Petrik Matanasi 10 Maret, 2017 dibaca normal 3 menit Pada mulanya Soeharto punya banyak pandangan negatif tentang keterlibatan Islam dalam politik. Sikap keras Soeharto pada (umat) Islam dan politik Islam kemudian dinisbatkan sebagai kesalahan LB. Moerdani. Beberapa kesaksian tentang sikap Soeharto pada Islam. tirto.id  -  “Kok saya yang dituduh Anti-Islam. Soeharto itu yang anti-Islam,” kata Benny Moerdani setelah Salim Said bertanya terkait banyaknya tuduhan kepada Benny Moerdani yang dicap anti-Islam.  Mengenai tuduhan Benny Moerdani yang dicap anti Islam, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dalam tulisan sumbangannya dalam buku  LB Moerdani: Langkah Perjuangan  (2005) untuk mengenang jenderal Katolik abangan itu punya pendapat yang cukup netral. “Sebagian teman menyatakan kepada penulis...

IPK PAC Barusjahe sukses memeriahkan perayaan 17 Agustus bersama dengan Muspika.

Dalam rangka 17 Agustus sangat biasa dengan perayaan kemerdekaan. Dimana seluruh masyarakat di Indonesia memperingati dgn mengadakan upacara pengibaran bendera sang saka merah putih. Selepas itu baru diikuti dengan perayaan baik berupa hiburan ataupun perlombaan perlombaan yang sangat manarik perhatian masyarakat banyak. Antara lain perlombaan itu adalah lomba mkn kerupuk,lari goni,tarik tambang, lempar jauh, lompat tinggi,lomba lari, lomba nyanyi Dan panjat pinang. Namun Kali ini agak berbeda dari kebesiaan biasanya di Tigajumpa Kec. Barus jahe. Dimana organisasi kepemudaan IPK PAC Barusjahe yang di ketua oleh Agustinus sembiring ambil serta untuk memeriahkan perayaan itu bekerjasama dengan Muspika Barus jahe seperti camat Mirton kWarren, polsek barus jahe Gunawan hery, danramil Wiji beserta perangkat desa dan kecamatan. Dengan kesemarakan panjat pinang yg dibuat IPK semakin menambah semaraknya perayaan 17 belasan. Semoga Hal positif seperti ini dapat menjadi panutan bagi kecamatan ...

GARA GARA MENDUKUNG RAMON BANGUN, 6 KAMBING DI RACUN ORANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

Ironis sekali nasib seorang pendukung Ramon Bangun ( salah satu calon Bupati Karo 2015) di kampung Kuala kecamatan Tiga Binanga kabupaten Karo. J. adalah seorang pendukung berat seorang Ramon Bangun calon bupati kab. karo 2015. sore itu dia mendapat kabar melalui tlp dari pekerja di pertenerakanya, bahwas banya kambing yang sudah lemas dan hampir mati. kemungkinan adalah di racun oleh orang yang tidak bertanggung jawab, selain itu kemungkinan lain adalah karena adanya poster poster Ramon Bangun di bangunan perternakanya. sehingga munculnya niat jahat dari team kompetitor Ramon  Bangun dan meracuni sebagian ternak kambingnya sampai mati sebanyak 6 ekor. Miris mendengar cerita ini, adanya intimidasi dari team lain terhadap seorang pendukung Ramon Bangun. Mendukung salah satu calon bupati adalah hak semua orang, jangan di intimidasi. ini adalah bentuk kapasitas team dan pendukung salah satu calon yang sangat tidak bijaksana dan tidak dewasa. Sebagai masukan untuk s...