Langsung ke konten utama

Bupati Karo harus tunjuk hidung bila memang benar ada yang minta Proyek 12 Miliar atas latar belakang aksi pemakzulanya, dan membantah bila dianggap penyerangan atas Partai Demokrat.

Saya sangat kecewa atas apa yang di sampaikan Bupati Karo dalam sebuah acara di Media TV swasta. Dimana di sampaikan bahwa asal dari gerakan pemakzulan dirinya adalah karena penolakan proyek 12 Miliar. Selain itu merupakan serangan atas partai demokerat "ujarnya".

Sebagai masyarakat muda karo sekaligus sebagai pribadi yang ikut serta dalam aksi pemakzulan bupati karo yang saat ini sudah samapai di Mahkamah Agung Jakarta, saya  Suenta Pinem (tokoh gerakan muda) membantah akan apa yang di sampaikan oleh seorang Bupati daerah Karo. Dimana saat ini juga terjadi letusan Gunung sinabung yang tidak henti hentinya bererupsi sehingga harus mengungsikan sekitar 27.000 orang ke tempat pengungsian yang menjadikan banyak yang terserang penyakit dan tidak dapat melanjutkan pendidikan.Karena apa yang di sampaikan sangat tidak obyektif atas apa yang yang menjadi konsumsi masyarakat di Indonesia dan di Karo pada khusnya. Apabila memang benar adanya oknum yang meminta proyek 12 Miliar itu.., maka Dia harus "TUNJUK HIDUNG". bila tidak maka ini merupakan pembohongan publik. Tentunya secara moral sangat tidak pantas bila seorang Bupati melakukan pembohongan publik.

Kemudian yang dinyatakan bahwa gerakan pemakzulan ini merupakan penyerangan terhadap Partai Demokerat, terlebih saat ini kita tahu bahwa partai Demokerat sangat menjadi perhatian masyarakat atas kader kadernya yang terkena kasus korupsi, sekaligus sebagai paratai dari Presiden Indonesia sekaligus partai Bupati tersebut. saya membantah itu karena kami dalam gerakan memiliki bukti yang jelas bahwa ini tidak menyerang partai demokerat. Sebagi bukti bahwa dalam gerakan pemakzulan ini tidak menyudutkan partai demokerat adalah, selama demonstrasi yang berawal dari tanggal 4 november 2012 sampai tiga minggu ke depanya, tidak pernah ada menyudutkan partai demokerat dalam semua orasi kami. Kemudian selama terjadi orasi dalam tiga minggu itu juga di ikuti oleh kader kader dari demokerat termasuk yang ikut berorasi juga ada dari partai demokerat. dan yang menjadi bukti utama bahwa kita tidak menyerang partai demokerat adalah, dari 35 anggota dewan yang menyetujui pemakzulan itu termasuk di dalamnya adalah anggota DPRD Karo dari fraksi demokerat. Menuarut saya ini merupakan cara untukmencari perlindungan dari partainya yang kader kadernya sudah tidak menginginkan kepemimpinanya.

Harapan saya apa yang di sampaikan di sebuah media TV swasta itu tidak menjadi konsumsi MA dalam memproses apa yang sudah menjadi aspirasi dan keinginan masyarakat Karo di SUMUT. dan kepada Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang katanya akan berkunjung ke pengungsi Sinabung dan melihat langsung para pengungsi, saya sampaikan bahwa yang keterlantaran rakyat Karo yang mengungsi merupakan bukti dari kwalitas pemimpin Karo yang setelah menjadi Bupati lari ke partai demokerat, adalah jawaban nyata ketidak becusan baik berkoordinasi dan membuat solusi dalam sebuah masalah yang menyangkut hidup orang banyak terutama masyarakat Karo di bumi Turang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soeharto & Tragedi Umat Islam

Benarkah Soeharto Memusuhi Islam dan Mengapa Ia Berubah? Soeharto dan Moerdani. Foto/garudamiliter.blogspot 5.5k Shares       Reporter:  Petrik Matanasi 10 Maret, 2017 dibaca normal 3 menit Pada mulanya Soeharto punya banyak pandangan negatif tentang keterlibatan Islam dalam politik. Sikap keras Soeharto pada (umat) Islam dan politik Islam kemudian dinisbatkan sebagai kesalahan LB. Moerdani. Beberapa kesaksian tentang sikap Soeharto pada Islam. tirto.id  -  “Kok saya yang dituduh Anti-Islam. Soeharto itu yang anti-Islam,” kata Benny Moerdani setelah Salim Said bertanya terkait banyaknya tuduhan kepada Benny Moerdani yang dicap anti-Islam.  Mengenai tuduhan Benny Moerdani yang dicap anti Islam, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dalam tulisan sumbangannya dalam buku  LB Moerdani: Langkah Perjuangan  (2005) untuk mengenang jenderal Katolik abangan itu punya pendapat yang cukup netral. “Sebagian teman menyatakan kepada penulis...

IPK PAC Barusjahe sukses memeriahkan perayaan 17 Agustus bersama dengan Muspika.

Dalam rangka 17 Agustus sangat biasa dengan perayaan kemerdekaan. Dimana seluruh masyarakat di Indonesia memperingati dgn mengadakan upacara pengibaran bendera sang saka merah putih. Selepas itu baru diikuti dengan perayaan baik berupa hiburan ataupun perlombaan perlombaan yang sangat manarik perhatian masyarakat banyak. Antara lain perlombaan itu adalah lomba mkn kerupuk,lari goni,tarik tambang, lempar jauh, lompat tinggi,lomba lari, lomba nyanyi Dan panjat pinang. Namun Kali ini agak berbeda dari kebesiaan biasanya di Tigajumpa Kec. Barus jahe. Dimana organisasi kepemudaan IPK PAC Barusjahe yang di ketua oleh Agustinus sembiring ambil serta untuk memeriahkan perayaan itu bekerjasama dengan Muspika Barus jahe seperti camat Mirton kWarren, polsek barus jahe Gunawan hery, danramil Wiji beserta perangkat desa dan kecamatan. Dengan kesemarakan panjat pinang yg dibuat IPK semakin menambah semaraknya perayaan 17 belasan. Semoga Hal positif seperti ini dapat menjadi panutan bagi kecamatan ...

GARA GARA MENDUKUNG RAMON BANGUN, 6 KAMBING DI RACUN ORANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

Ironis sekali nasib seorang pendukung Ramon Bangun ( salah satu calon Bupati Karo 2015) di kampung Kuala kecamatan Tiga Binanga kabupaten Karo. J. adalah seorang pendukung berat seorang Ramon Bangun calon bupati kab. karo 2015. sore itu dia mendapat kabar melalui tlp dari pekerja di pertenerakanya, bahwas banya kambing yang sudah lemas dan hampir mati. kemungkinan adalah di racun oleh orang yang tidak bertanggung jawab, selain itu kemungkinan lain adalah karena adanya poster poster Ramon Bangun di bangunan perternakanya. sehingga munculnya niat jahat dari team kompetitor Ramon  Bangun dan meracuni sebagian ternak kambingnya sampai mati sebanyak 6 ekor. Miris mendengar cerita ini, adanya intimidasi dari team lain terhadap seorang pendukung Ramon Bangun. Mendukung salah satu calon bupati adalah hak semua orang, jangan di intimidasi. ini adalah bentuk kapasitas team dan pendukung salah satu calon yang sangat tidak bijaksana dan tidak dewasa. Sebagai masukan untuk s...